oleh

Melanggar Qanun Aceh Bupati Agara Diminta Copot Oknum Kades Main Judi

Teropong Barat: Kutacane |  Terkait salah Seorang Oknum kepala desa inisial, LMD yang juga telah melanggar Qanun Aceh tentang judi dan maisir maka bupati Aceh Tenggara H.Raidin Pinim di minta Untuk segera mencopot  Kepala Desa tersebut.

Berdasarkan informasi yang di himpunan wartawan media ini bahwa salah seorang oknum kades yang  inisial, lmd itu salah satu desa di  Kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara.

Ironisnya lagi berdasarkan amatan media ini selain oknum kades itu asyik bermain judi kartu  juga oknum kades itu memakai pakaian dinas lengkap ( baju dinas kades) dan juga oknum kades itiu dikelilingi oleh sejumlah perempuan di salah satu rumah warga Kutacane Aceh Tenggara pada Beberapa waktu lalu.

Kemudian terlihat amatan dari gambar bahwa dugaan permainan judi oknum kades ini bersama rekannya dan sejumlah perempuan itu dengan menggunakan taruhan uang hal ini terlihat dari poto yang diperoleh media ini beberapa waktu lalu.

Justru itu di minta kepada bupati Aceh Tenggara untuk segera mencopot oknum kades tersebut.

Supaya Perbuatan oknum Kades ini harus mendapat tindakan pencopotan sebagai kades dari Bupati Aceh Tenggara karena sudah melanggar Qanun Aceh tentang judi dan maisir.

Sesuai Qanun Aceh tentang judi dan maisir, karena sudah melakukan perbuatan tercela sehingga dapat diberhentikan dari jabatan sebagai kades ( penghulu).

Dan pada sisi lain Kades tersebut harus mendapat hukuman cambuk di depan halayak umum.

Terkait hal tersebut Kasat Pol PP Aceh Tenggara Rahmat Fadli.S.TP saat di mintai tanggapan terkait oknum kades yang melakukan judi itu kepada wartawan media ini Selasa 16/6/2020 mengatakan bahwa akibat yang telah di lakukan yang sudah dilakukan oleh oknum kades itu ( judi) , maka pihak sat pol PP agara sudah memanggil oknum Kades tersebut dan sudah di mintai keterangan dari dia, untuk pemanggilan berikut nya akan di panggil sejumlah saksi saksi yang ikut bermain judi dengan oknum kades tersebut.

Jika memang terbukti dia melanggar Qanun Aceh tentang judi dan maisir maka kades tersebut akan di tindak sesuai dengan syariat yang berlaku ujar Fadli.( Hidayat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed