oleh

Pekerjaan Rehabilitasi SD No.33 Transmigrasi Laikang Ditengarai dikerjakan Asal-Asalan

 

Takalar-TeropongBarat.com-Pemerintah pusat terus menggelontorkan biaya pendidikan mulai dari dana BOS(biaya operasional sekolah) sampai biaya untuk memperbaiki bangunan sekolah dengan tujuan tiada lain hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa namun,hal tersebut “Jauh panggang dari api”artinya tidak sesuai yang diharapkan.

Salah satu contoh pekerjaan rehabilitasi SD no. 33 transmigrasi laikang senilai Rp. 315.000.000,yang bersumber dari dana alokasi khusus (dak) yang ditengarai dikerjakan asal-asalan oleh pelaksana dalam hal ini kepsek dan tim swakelola kegiatan.

Awak media TeropongBarat.com, pada saat berkunjung ke-SD transmigrasi 30/7/2020, melihat banyak keJanggalan terkait pekerjaan tersebut mulai dari tempelan-tempelan tembok yang retak sampai pemasangan rangka atap.

Ditemui juga oleh awak media,disalah satu warkop ketua umum forum Barapi,Dirman Danker sangat menyesalkan dan geram mendengar perihal pekerjaan rehab sekolah yang dikerjakan asal-asalan tersebut.

“Pemerintah pusat itu niatnya baik menggelontorkan dana untuk pendidikan,tapi kok masih ada oknum yang sering mempermainkan dana tersebut,insya Allah anggota Barapi akan turun langsung investigasi dan kalau memang begitu adanya maka kami akan melaporkan kepihak yang berwajib” ujar lelaki yang biasa disapa Danker ini sambil mereguk kopinya.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi dari pihak pelaksana.

(Tim / Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed