oleh

Gayo Lues Salah Satu Kabupaten Tercepat Cairkan BLT 2021 di Wilayah Aceh

GARO LUES, TEROPONG BARAT | 13 Desa di Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu dari Tiga Kabupaten/Kota yang pertama dan tercepat cairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun anggaran 2021 untuk 514 (Lima Ratus Empat Belas)Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Provinsi Aceh.

Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani dan Kepala DPMG Kabupaten Gayo Lues Jata,SE.MM menyerahkan BLT Dana Desa ini secara simbolis.penyerahkan itu secara simbolis kepada perwakilan KPM di 13 Desa, Kecamatan Rikit Gaib.

Dalam sambutanya, Kepala DPMG Jata,SE,MM menyampaikan, BLT Dana Desa senilai Rp.300 ribu diberikan setiap bulan selama setahun kepada keluarga penerima manfaat.

”Dana desa untuk Kecamatan Rikit Gaib tahun 2021 ada Rp.10,801,304,000 (Sepuluh Milyar Delepan Ratus Satu Juta Tiga Ratus Empat Ribu Rupiah). Sebagian akan dialokasikan untuk BLT Dana Desa senilai Rp300 ribu setiap bulan selama 12 bulan untuk masing-masing KPM,” ujarnya.

Kepala DPMG menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Desa Nomor 13 tahun 2020, Dana Desa diprioritaskan untuk sejumlah hal. Terutama untuk mendukung 18 poin Sustainable Development Goals atau tujuan pembangunan berkelanjutan di desa.Baik untuk pembangunan fisik desa, juga untuk pembangunan ekonomi warga yang terpuruk terdampak pandemi Covid-19.

“Jadi jangan ada pemotongan BLT-DD 2021”ujarnya.

Ia mengimbau agar warga memanfaatkan BLT Dana Desa untuk berbelanja di Desa, sehingga perputaran uang tetap ada di desa, “Perlu diketahui, Dana Desa pada 2021 ini disalurkan dalam tiga tahap. Dua tahap pertama masing-masing 40 persen,terakhir 20 persen,” Cetusnya.

Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani dalam arahannya menyampaikan, Pandemi Virus Corona masih berlanjut di tahun 2021 ini dan belum ada tanda-tanda mereda. Di beberapa negara penyebarannya semakin parah dengan ditemukannya mutasi virus corona, di Indonesia sendiri jumlah kasus positif virus Corona semakin bertambah.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini Pemerintah telah melanjutkan kembali beberapa bantuan sosial di tahun 2021 ini, diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Kepastian ini dilanjutkan BLT Dana Desa tahun 2021 disebutkan dalam Permendes no 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 dan disebutkan juga dalam peraturan Menteri Keuangan Nomor 222/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Rikit Gaib dalam Rilisnya menyampaikan BLT Dana Desa menjadi prioritas utama dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2021 sebagai jaring pengaman sosial sebagaimana disebutkan dalam pasal 38 ayat (4) peraturan Menteri Keuangan Nomor 222/PMK.07/2020.

Di pasal lanjutan yaitu pasal 39 ayat (1) Pemerintah Desa diwajibkan menganggarkan dan melaksanakan BLT Dana Desa.Dengan diwajibkannya penganggaran dan pelaksanaan BLT Dana Desa, tentu ada sanksi-sanksi yang dikenakan bagi Pemerintah Desa yang tidak melaksanakan peraturan tersebut.

Dalam hal ini beberapa sanksi yang dikenakan kepada Pemerintah Desa sebagaimana tertuang dalam Permenkeu Nomor 222/PMK.07/2020. Dalam pasal 55 dan 56 berturut-turut disebutkan akan ada pemotongan Dana Desa 50% dari Dana Desa yang akan disalurkan pada Tahap II Tahun Anggaran 2021 bagi Desa yang tidak menyalurkan BLT Dana Desa sampai tahap 9 ( Desember )bulan Tahun Anggaran 2020 bagi desa yang memang cukup Dana Desanya.

Untuk tahun 2021 akan ada pemotongan lagi 50% Dana Desa yang akan disalurkan pada tahap II Tahun Anggaran 2022 bagi Desa yang tidak melaksanakan BLT Desa selama 12 (dua belas) bulan Tahun Anggaran 2021. Pengenaan Sanksi ini dikecualikan jika hasil musyawarah Desa Khusus/musyawarah insidentil tidak terdapat calon keluarga penerima manfaat BLT Desa yang memenuhi kriteria. Hasil musyawarah Desa Khusus/musyawarah insidentil ini pun penetapannya harus diketahui oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota atau pejabat yang ditunjuk.

Seperti diketahui Aceh menjadi provinsi yang paling cepat berhasil mencairkan Dana Desa Tahun 2021 di Indonesia. Proses pencairan mulai dilakukan di Aceh pada Rabu (13/1/2021). Selain Aceh, provinsi yang juga tercepat melakukan pencairan adalah Jawa Timur.

Keberhasilan Aceh menjadi provinsi tercepat mencairkan Dana Desa 2021 sekaligus mengulang kesuksesan serupa yang berhasil diraih Aceh pada tahun sebelumnya.

Bahkan pada 2020 lalu Aceh mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Aceh atas keberhasilan pencairan Dana Desa tercepat.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam pernyataannya pada Kamis (14/1/2021) malam merespon kabar baik itu dengan mengucapkan selamat kepada semua pihak terkait yang telah mengambil bagian dalam pencairan Dana Desa 2021.

Gubernur Nova mengapresiasi kerja keras semua pihak, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta para pihak yang terlibat hingga ke pelosok gampong di Aceh.

Gubernur menyebutkan, pihaknya menargetkan seluruh kabupaten/kota di Aceh telah menuntaskan pencairan Dana Desa tahap I tahun 2021 dalam bulan Januari ini.

“Aceh menjadi yang tercepat nomor satu se-Indonesia dalam pencairan Dana Desa tahun 2021. Selamat untuk kita semua,” ujar Gubernur.

Besaran alokasi Dana Desa Tahun 2021 untuk Aceh adalah Rp 14,9 triliun. Angka ini merupakan terbesar keenam secara nasional.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dalam berbagai kesempatan rapat dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Azhari, selalu menekankan pentingnya percepatan pencairan Dana Desa. Hal itu lantaran keberadaan dana desa disebut sangat berkontribusi dalam kesuksesan pemberdayaan dan pembangunan Gampong.

Secara teratur Taqwallah juga menggelar rapat virtual bersama seluruh Camat, Keuchik, Pendamping Desa serta Pendamping Lokal Desa se-Aceh guna membahas berbagai kemajuan dan kendala yang dihadapi di masing-masing desa

Dilain waktu, Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi pencairan Dana Desa 2021 yang yang dilakukan Aceh. Apresiasi disampaikan lantaran Aceh merupakan provinsi dengan pencairan Dana Desa 2021 tercepat di Indonesia.

Keberhasilan itu diraih oleh Kabupaten Aceh Selatan yang berhasil mencairkan Dana Desa pada Rabu (13/1/2021).

“Bahkan tahun 2021 ini penyaluran dana desa lebih cepat lagi. Hari ini tanggal 15 Januari 2021 dana desa sebesar Rp 3,8 miliar telah tersalurkan ke rekening kas desa di Aceh Selatan,” ujar Abdul Halim, Jumat (15/1/2021).

Menteri mengatakan, semakin cepat dana desa tersalur, akan semakin cepat bisa digunakan dan semakin cepat warga merasakan manfaatnya.

Menteri melanjutkan, sejauh ini UU Desa terbukti telah berhasil membantu bangkitkan ekonomi desa. Sepanjang 2015-2020 UU Desa telah mampu menggeliatkan APBDes, ekonomi desa, serta meratakan pembangunan desa.

Keberhasilan Aceh menjadi provinsi tercepat mencairkan Dana Desa 2021 sekaligus mengulang kesuksesan serupa yang berhasil diraih Aceh pada tahun sebelumnya.

Pada 2020 lalu Aceh bahkan mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Aceh atas keberhasilan pencairan Dana Desa tercepat.

Sementara itu Gubernur Nova Iriansyah dalam pernyataannya pada Jumat (15/1/2021) mengucapkan selamat dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan atas keberhasilan pencairan Dana Desa 2021.

“Selamat untuk Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Selamat untuk kita semua atas keberhasilan pencairan Dana Desa 2021,” ujar Gubernur Nova.

Gubernur Nova juga mengapresiasi kerja keras semua pihak, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta para pihak yang terlibat dalam menyukseskan pencairan Dana Desa hingga ke pelosok gampong di Aceh.

Gubernur menyebutkan, pihaknya menargetkan seluruh kabupaten/kota di Aceh telah menuntaskan pencairan Dana Desa tahap I tahun 2021 dalam bulan Januari ini.

Untuk diketahui, besaran alokasi Dana Desa Tahun 2021 untuk Aceh adalah Rp 14,9 triliun. Angka ini merupakan terbesar keenam secara nasional. Dana tersebut disebar ke 23 Kabupaten dan Kota di seluruh Aceh

Redaksi Teropong Barat.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed